اَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلٰى تَخَوُّفٍۗ فَاِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ٤٧

Au ya'khużahum ‘alā takhawwuf(in), fa inna rabbakum lara'ūfur raḥīm(un).

Atau, Allah mengazab mereka dengan kekurangan (secara berangsur-angsur sampai binasa).*) Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

*) Kekurangan itu meliputi harta, jiwa, raga, dan sebagainya. Menurut sebagian mufasir, takhawwuf berarti ‘dalam keadaan takut’.